JAKARTA - Kota Bandung dikenal tidak hanya sebagai tujuan wisata dengan udara sejuk dan pemandangan indah, tapi juga sebagai pusat kuliner legendaris yang kaya akan cita rasa otentik.
Berbagai tempat makan legendaris telah bertahan puluhan tahun, membuktikan kelezatan dan kualitas masakannya yang tidak lekang oleh waktu. Makan siang di Bandung adalah momen istimewa bagi banyak orang karena sajian yang disajikan bukan sekadar makanan, tapi juga kenangan dan tradisi yang dijaga dengan baik.
Kita akan menjelajahi lima tempat makan siang legendaris di Bandung yang wajib dikunjungi. Mereka menawarkan berbagai hidangan khas dengan rasa otentik dan harga yang ramah di kantong.
Mari kita mulai perjalanan kuliner ini dan temukan mengapa tempat-tempat ini tetap menjadi favorit bagi warga lokal dan wisatawan.
1. Warung Nasi Ibu Imas: Sambal Dadak dan Aneka Lauk Sunda Autentik
Warung Nasi Ibu Imas menjadi ikon kuliner Bandung yang sangat terkenal dengan sambal dadak-nya yang pedas dan segar. Sambal dadak ini dibuat secara langsung sebelum disajikan, sehingga rasanya tetap terjaga dan pedas menggigit.
Warung ini menyajikan berbagai lauk khas Sunda seperti ayam goreng, ayam bakar, pepes, empal, dan karedok segar yang cocok sebagai pelengkap nasi hangat.
Letak strategis Warung Nasi Ibu Imas di Jalan Balonggede, Regol, membuatnya mudah diakses oleh siapa saja. Dengan jam buka dari pukul 07.00 hingga tengah malam, pengunjung bisa menikmati hidangan ini kapan pun lapar melanda. Harga yang terjangkau mulai Rp 8.000 hingga Rp 36.000 per porsi, menjadikan warung ini favorit bagi kalangan pelajar, pekerja, hingga wisatawan.
2. Lotek Kalipah Apo 42: Nikmati Sayuran Rebus dengan Bumbu Kacang Kental
Lotek Kalipah Apo 42 adalah tempat legendaris lain yang tak kalah terkenal, sudah eksis sejak tahun 1950-an. Lotek adalah sajian sayuran rebus segar yang disiram dengan saus kacang kental, menghasilkan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang khas. Selain enak dan segar, lotek juga termasuk makanan sehat yang cocok dijadikan pilihan makan siang ringan.
Terletak di kawasan Astana Anyar, Lotek Kalipah Apo selalu ramai pengunjung yang ingin mencicipi cita rasa asli makanan tradisional Bandung. Tempat ini buka dari pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, cocok bagi kamu yang mencari makan siang dengan menu tradisional dan penuh gizi. Harga makanan berkisar antara Rp 25.000 sampai Rp 50.000 per porsi.
3. Mie Naripan: Kenikmatan Mie Klasik dengan Suasana Nostalgia
Mie Naripan sudah menjadi legenda kuliner Bandung sejak tahun 1960-an. Tempat ini sangat terkenal dengan mie ayam dan mie yamin yang kenyal serta kuah kaldu gurih, dilengkapi topping pangsit dan bakso yang melimpah. Suasana kedai yang klasik membawa pengunjung seolah kembali ke masa lalu, menambah kenikmatan makan siang.
Lokasi di Jalan Naripan Nomor 108 sangat strategis dan mudah ditemukan. Mie Naripan buka dari pukul 08.00 hingga 20.30, sehingga cocok untuk makan siang maupun makan malam. Harga menu antara Rp 25.000 hingga Rp 55.000 per porsi menjadikan tempat ini favorit banyak kalangan.
4. Mie Kocok Persib: Mi Basah dengan Kuah Kaldu Sapi Kaya Rempah
Mie Kocok Persib adalah salah satu kuliner legendaris yang wajib dicoba di Bandung. Hidangan ini berupa mi basah yang disajikan dengan kuah kaldu sapi yang kaya rempah, kikil empuk, tauge segar, dan perasan jeruk nipis yang memberikan rasa segar. Menu ini sangat mengenyangkan dan sarat cita rasa lokal yang otentik.
Berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 262, dekat Stadion Persib, tempat ini sudah populer sejak puluhan tahun lalu.
Mie Kocok Persib buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, menjadi tujuan utama bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati makan siang khas Bandung. Harga berkisar Rp 25.000 sampai Rp 50.000 per porsi.
5. Batagor dan Cuanki Serayu: Street Food Legendaris yang Selalu Ramai
Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bandung tanpa mencicipi batagor dan cuanki legendaris. Batagor dan Cuanki Serayu di Jalan Serayu Nomor 2, Cihapit, Bandung Wetan adalah tempat yang sangat terkenal. Batagor disajikan dengan bumbu kacang khas, sementara cuanki hangat cocok sebagai cemilan atau makan siang ringan.
Tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang datang tidak hanya untuk makan, tapi juga menikmati suasana street food yang khas Bandung. Harga yang sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 12.000 sampai Rp 20.000 per porsi, membuat Batagor dan Cuanki Serayu menjadi favorit berbagai kalangan, termasuk pelajar dan pekerja.
Kuliner Bandung yang Menyatukan Tradisi dan Cita Rasa
Kuliner makan siang di Bandung adalah kombinasi sempurna antara rasa otentik, tradisi yang dijaga, dan suasana yang khas. Kelima tempat makan legendaris yang telah kita ulas menunjukkan bagaimana resep dan cara penyajian yang sederhana namun tepat bisa bertahan selama puluhan tahun, bahkan menjadi ikon budaya kuliner lokal.
Masing-masing tempat menyuguhkan pengalaman berbeda, mulai dari sambal dadak pedas, lotek sehat, mie legendaris, hingga street food khas yang menggoda lidah. Mengunjungi tempat-tempat ini tidak hanya soal makan, tapi juga mengenal sejarah dan budaya kuliner Bandung yang kaya.
Jadi, saat kamu berkunjung ke Bandung, jangan lewatkan kesempatan menikmati makan siang di salah satu dari kelima tempat ini. Selain puas menikmati cita rasa lezat, kamu juga turut melestarikan tradisi kuliner legendaris yang telah melekat di hati banyak orang.