GoPay Luncurkan Jaminan Saldo Kembali Untuk Lindungi Pengguna Transaksi Digital Aman

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:40:43 WIB
GoPay Luncurkan Jaminan Saldo Kembali Untuk Lindungi Pengguna Transaksi Digital Aman

JAKARTA - Keamanan transaksi digital kini menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya penggunaan dompet elektronik dalam kehidupan sehari-hari. 

Seiring dengan kemudahan bertransaksi, risiko penyalahgunaan akun dan kejahatan digital juga ikut berkembang. Menjawab tantangan tersebut, GoPay menghadirkan sebuah inisiatif perlindungan yang ditujukan untuk memberikan rasa aman lebih bagi para penggunanya.

Program terbaru ini dirancang sebagai bentuk komitmen GoPay dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital. Dengan mekanisme klaim yang terstruktur, pengguna yang mengalami kehilangan saldo akibat tindakan kriminal tertentu kini memiliki jalur resmi untuk mendapatkan penggantian saldo sesuai ketentuan yang berlaku.

Komitmen GoPay Perkuat Perlindungan Pengguna

GoPay menghadirkan program Jaminan Saldo Kembali bagi para pengguna yang kehilangan saldo. Program ini menjadi langkah konkret perusahaan dalam merespons kekhawatiran pengguna terhadap keamanan dana yang tersimpan di dompet digital.

“Program ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna yang mengalami kehilangan saldo akibat penyalahgunaan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab,” ujar Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Progastama Petriny dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Melalui program ini, GoPay ingin memastikan bahwa pengguna tetap merasa nyaman memanfaatkan layanan untuk berbagai kebutuhan transaksi harian. Keamanan dana dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang berkelanjutan.

Dengan adanya jaminan ini, GoPay menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan yang tidak hanya fokus pada inovasi, tetapi juga perlindungan konsumen.

Tujuan Program Jaminan Saldo Kembali

Program Jaminan Saldo Kembali disebut berupaya memberikan rasa aman dan tenang dalam menggunakan aplikasi GoPay untuk kebutuhan transaksi harian. Pengguna diharapkan tidak ragu lagi melakukan transaksi digital, baik untuk pembayaran, pengiriman uang, maupun kebutuhan finansial lainnya.

Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, lanjut Audrey, pengguna bisa melakukan klaim saldo hilang mengikuti syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Proses klaim ini dirancang agar mudah diakses langsung melalui aplikasi.

Selain memberikan perlindungan finansial, program ini juga bertujuan meningkatkan literasi keamanan digital di kalangan pengguna. GoPay menilai edukasi dan perlindungan harus berjalan beriringan.

Dengan demikian, pengguna tidak hanya bergantung pada jaminan, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan akun pribadi.

Kondisi Kehilangan Saldo Yang Dijamin

Klaim saldo GoPay yang hilang dapat dilakukan pengguna apabila terjadi Brute Force atau situasi saat akun diambil alih secara paksa oleh pihak tak bertanggung jawab. Kondisi ini biasanya terjadi akibat upaya peretasan sistematis terhadap akun pengguna.

Selain itu, klaim juga dapat diajukan pada kondisi Phone Loss, yaitu ketika akun digunakan tanpa izin akibat pengguna kehilangan perangkat seluler. Dalam situasi ini, risiko penyalahgunaan akun menjadi sangat tinggi.

GoPay menegaskan bahwa jaminan ini hanya berlaku untuk jenis kejadian tertentu yang dapat diverifikasi secara sistem dan investigasi internal. Hal ini dilakukan untuk menjaga keadilan serta mencegah penyalahgunaan program.

Dengan batasan yang jelas, program ini diharapkan tetap tepat sasaran dan efektif melindungi pengguna yang benar-benar mengalami kerugian.

Tahapan Pengajuan Klaim Saldo

Pengguna dapat mengajukan klaim pengembalian saldo di aplikasi GoPay melalui menu Pengaturan dan Keamanan. Selanjutnya, pengguna memilih fitur GoPay Aman, masuk ke Jaminan Saldo Kembali, lalu mengisi dan mengirimkan formulir klaim untuk diproses.

Proses klaim akan melalui tahap verifikasi untuk memastikan kejadian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. GoPay menilai verifikasi ini penting guna menjaga integritas sistem perlindungan.

Pengguna diminta memberikan informasi yang akurat dan lengkap agar proses peninjauan berjalan lancar. Setelah itu, GoPay akan melakukan evaluasi sebelum mengambil keputusan terkait pengembalian saldo.

Mekanisme ini dirancang transparan agar pengguna memahami setiap tahapan yang dilalui.

Syarat Dan Edukasi Keamanan Digital

“Program Jaminan Saldo Kembali berlaku bagi pengguna yang telah lulus verifikasi atau upgrade akun ke GoPay Plus sebelum kejadian, telah mengaktifkan PIN sebagai otentikasi transaksi GoPay, serta tidak membagikan PIN ataupun kode OTP kepada siapa pun sebelum kasus yang dijamin terjadi,” ungkap Audrey.

Selain syarat administratif, GoPay juga menekankan pentingnya perilaku aman dari pengguna. Perlindungan maksimal hanya dapat dicapai jika pengguna turut berperan aktif menjaga akun masing-masing.

Pihaknya turut mengimbau para pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kombinasi PIN yang tidak mudah ditebak dan menggantinya secara berkala. Langkah sederhana ini dinilai efektif mencegah akses tidak sah.

GoPay juga mengingatkan pengguna agar tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta tidak mengakses tautan, file, atau situs web yang mencurigakan. Edukasi ini menjadi bagian penting dari upaya menciptakan ekosistem digital yang aman dan terpercaya.

Terkini